•  
  • PPID Kab. Luwu Timur
Jumat, 03 Mei 2013 - 00:18:53 WIB
Sekda Minta Penyuluh Tingkatkan Profesionalismenya
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Informasi Publik - Dibaca: 3739 kali

Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, Bahri Suli meminta kepada seluruh penyuluh pertanian untuk meningkatkan kemampuannya khususnya dalam menyusun karya ilmiah, pasalnya salah satu syarat pengembangan profesi penyuluh pertanian diharuskan mampu menyusun karya tulis ilmiah.“Tidak ada alasan lagi seorang penyuluh pertanian tidak mampu membuat karya ilmiah, karena semua penyuluh pertanian telah mengikuti diklat “ kata Bahri saat menutup kegiatan  Bimbingan Teknologi Karya Ilmiah bagi penyuluh pertanian yang berlangsung di Veerbeck Guest House Malili, Sabtu (27/04).

Menurut Bahri, terselenggaranya Program Diklat Bimbingan Teknologi penulisan Karya Ilmiah ini, menjadi harapan pemerintah, lahirnya penyuluh-penyuluh yang profesional, serta mampu menyusun karya tulis yang dapat dijadikan referensi semua pihak khususnya petani dan pelaku usaha pertanian lainnya.

“Para penyuluh saya ingatkan agar senantiasa meningkatkan pengetahuannya melalui kebiasaan membaca, sebab salah satu kendala menyusun karya ilmiah disebabkan kurangnya informasi dan pengetahuan. Jika aktivitas membaca yang dilakukan secara konsisten, dan menjadi semacam kebutuhan, akan mengasah kemampuan menulis saudara" tandas Bahri.

Sekda juga berharap agar Instansi terkait dapat terus memberikan bimbingan dan pendampingan sehingga para penyuluh nantinya dalam menyusun karya ilmiah tidak mengalami kendala.

Sementara itu, Kabid pengembangan SDM dan Diklat Luwu Timur, Alimuddin Bahtiar dalam laporannya mengatakan diklat ini diikuti dari BP4K Kab. Lutim yang berjumlah 80 perserta yang dibagi dalam dua angkatan dan akan berlangsung dari tanggal 22-27 April 2013 dan nara sumber penyusunan karya tulis ilmiah bagi tenaga penyuluh pertanian tahun 2013 dari Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Gowa, Ir Askari Kuruseng, MP.

"Adapun tujuan kegiatan ini agar peserta dapat memahami tata cara penyusunan karya tulis ilmiah yang benar agar tidak terkendala dalam kenaikan pangkat yang diwajibkan bagi setiap tenaga penyuluh,sesuai amanat Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor Per/02/Mempan-RB/2/2008 tentang jabatan fungsional penyuluh dan angka kreditnya " tandas Alimuddin Bahtiar. (hr/hms)



    0 Komentar :



    Isi Komentar :
    Nama :
    Website :
    Komentar
     
     (Masukkan 6 kode diatas)